(News) “Boom K-POP” Dipertanyakan di Jepang dan 70% Ibu Rumah Tangga Di Jepang Tidak Menyukai Hallyu Wave

Published 27/06/2012 by kimtae

Baru2 ini, sebuah  bayangan telah dilemparkan ke  K-Pop di Jepang , tetapi grup  baru terus bermunculan satu demi satu di Jepang. Termasuk A-JAX, yang baru memulai debut tahun ini di Korea, MYNAME, yang melekat pada manajemen& promosi Yoshimoto ,serta Wonder Girls, yang memulai debutnya pada bulan Juli ini dan telah dibesar2 kan sebagai“the last major K-Pop star!, have sprung up like bamboo shoots after the rain (T / N: ini adalah pepatah Jepang ). Tapi sejauh ini apakah K-Pop benar2 populer lagi di Jepang? Apakah K-Pop masih menjual di Jepang? Kami melihat di chart Oricon untuk mencoba memahaminya.

Pertama2 , ketika seseorang mengatakan “Girl Group K-Pop” KARA dan Shojojidai langsung yang ada dipikiran mereka . Mereka telah menjadi kekuatan utama dalam boom Korea. Dengan melihat chart, percikan  karir  KARA terlihat di Jepang, single “Mister,” berada di posisi #5 seperti yang dilakukan “Jumping” dan “Jet Coaster Love” yang juga berada  posisi teratas. Single mereka berikutnya gagal berada di posisi #1, tapi lagu2 mereka semua berada di peringkat 3 lagu teratas. Album mereka, “Girls Talk” and “Super Girl” masing2 berada di posisi #2 dan #1. “Super Girl” meraup keuntungan sebesar 2oo juta Yen (2,48 juta USD).

Shojojidai juga telah membuat sukses besar dengan single mereka, “Genie” (#4), “Gee” (#2), “MR. TAXI/Run Devil Run” (#2) dan album mereka, “GIRLS’ GENERATION” and “The Boys” keduanya berada di posisi #2. Walaupun belum berada di posisi # 1, “GIRLS’ GENERATION” telah menghasilkan  290 juta yen (3,6 juta USD).  telah terbukti mustahil untuk menandingi mereka dan mereka telah sangat populer. Oleh karena itu bisa dikatakan “boom K-pop tidak  bohong,” . Namun, wartawan hiburan Korea memiliki sesuatu untuk menunjukan yang lain.

“Tentu saja, penjualan album KARA dan Shojojidai menakjubkan , Tohoshinki juga. But that’s it. Grup2 lain  lain tidak bisa mencapai hit besar. Misalnya, Brown Eyed Girls dan single mereka ”SIGN’ yang berada di peringkat # 24 dan album mereka  ‘Sound-G’ berada di posisi # 54, single 4Minute ‘WHY,’ mencoba dengan sekuat tenaga, tetapi hanya berhasil sampai ke posisi # 17. Dan Secret dan After School, yang memulai debut dengan  spektakuler, tidak dapat memecahkan posisi 10 besar dengan album dan single mereka . Kita tidak bisa menyebut ini booming Namun, kami dalam industri majalah harus menjual majalah kami.. Jadi kami  bersikeras dengan membesar2kan tentang bagaimana hal itu menjadi sebuah ledakan besar. “

Dan kemudian ada grup  yang telah mencapai # 1. Misalnya T-ara, yang memulai debutnya di Jepang dengan “Peep Bo Peep Bo” dan berada di  # 1 di chart mingguan. Namun, single kedua mereka, “yayaya” hanya mencapai posisi # 7, tidak melihat dukungan yang sama  seperti yang diterima dari debut mereka  dan popularitas mereka telah berada di grafik bawah. Album 2NE1, “NOLZA” juga mencapai posisi # 1 di Jepang, tetapi hanya terjual 48.000 kopi. Ini tentu yang jauh dari angka  yang dapat disebut “boom.”

Sebuah organisasi yang berkaitan dengan Ogaki Kyoritsu Bank  telah membahas subjek di lembaga penelitian umum mereka dengan studi masyarakat yang berjudul, “Konsumsi Gelombang Korea.” Ketika seseorang melihat hasil penelitian, kekosongan dalam gerakan “K-Pop Boom” menjadi jelas. 70% dari semua ibu rumah tangga yang menanggapi survei mengatakan bahwa mereka, “Tidak menyukai Korean Wave.”
Netizens yang melihat penelitian mengatakan, “K-Pop belum menembus masyarakat Jepang, dan singkatnya, itu tidak lebih dari sebuah ledakan yang dibuat oleh media dan ini telah menjadi sangat jelas..”

Mereka  melaporkan, “Pemeliharaan  K-Pop telah dimulai dengan menekan makanan dan kosmetik Korea , serta produk2 Korea lainnya. Koran sekarang menerbitkan informasi tentang drama Korea dalam mengantisipasi respon besar,. Tapi selalu berakhir di bawah ekspektasi. “

Tentu saja selain kasus2 tertentu selain  Shojojidai dan KARA, tampak jelas bahwa ada zat kecil dengan mengatakan  bahwa K-Pop benar2 booming.

Source – Cyzo

Eng translation – qummydino

Via : Dkpopnews

indo trans : kimtae@Yeppopo

Iklan

54 comments on “(News) “Boom K-POP” Dipertanyakan di Jepang dan 70% Ibu Rumah Tangga Di Jepang Tidak Menyukai Hallyu Wave

  • 70% dari semua ibu rumah tangga yang menanggapi survei mengatakan bahwa mereka, “Tidak menyukai Korean Wave.”
    Ohhhhh baru tau klo ibu2 di jepang rata2 gak suka korean wave, stau w msyarakat jepang tu menyambut hangat kdatangan artis2 kpop di negarany…..

    tp ngomong2 knp bsa gtu yahh????

    apa krn mrka jd bokek gara2 ank2 nya sering ngabisin duit bwt bli pernak-pernik ttg idolanya x yah…
    harus ada pnelitian lebih lnjut kyanya nih….

  • SNSD dan Kara Booming banget disana. “Ketika seseorang mengatakan “Girl Group K-Pop” KARA dan Shojojidai langsung yang ada dipikiran mereka . Mereka telah menjadi kekuatan utama dalam boom Korea.”
    Kalo BB pastinya yg keinget langsung TVXQ.
    Kalo di negeri orang ya emang harus berakit2 dahulu bersenang2 kemudian. Kan gak mungkin langsung di atas tanpa manjat! Ya, yg lainnya ntar nyusul dah kesuksesan senior2 mereka yg duluan debut di jepang.

  • Kulihat-lihat..
    Kuamat-amati…
    Kuperhatikan…
    #Lebay
    Kenapa Bigbang sama sekali gak disebutin ?
    Bukannya mereka populer banget disono ? #gataujuh gasih
    En sekarang, mereka lagi tour di sono juga?
    Gak kaget juga sih kalo banyak ibu-ibu yang gak suka korean wave.
    Abisnya ibu-ibu pasti mikirin yang negatif tentang Hallyu wave.
    Yang ngabisin duit lah (Beli pernak-pernik, nonton konser), yang ganggu belajar lahh.. (waktu abis buat mikirin idol nya) dll.
    #Berasa jadi ibu-ibu

  • mungkin ibu2 di jpng ga suka sma Kpop krna idol Kpop tu dtengnya “maksa” dan keroyokan. Mereka lbih suka idol yg pnya good atitude dan bisa membaur dgn budaya mrka, bukn dgn “paksaan” hrus melihat idol tsb. Sprti pribahasa – d mna bumi di pijak, d stu langit d junjung –

  • knapa harus ibu 2 yg di survey ????
    harus nya kan anak 2 muda yg lebih tw k-pop , klo ibu 2 mungkin gak tw atw bahkan gak peduli sama k-pop (beda generasi dan selera mungkin) , klo anak 2 muda yg di survey gw yakin hasil nya lebih bagus

    #my opini

  • netral aja sih, ngliat dr kenyataan kl memang korean wave di jepangngga sesukses artis jepang disana..
    mereka kyk org korea, cinta produk dlm negeri.. jd agak susah nembusnya 🙂

    beda dgn negara asia tnggara kyk kita yg masih dlm tahap berkembang yg pgn tau banyak hal yg ngga dimiliki negaranya sndiri, atau bahkan lbh bagus^^

    so wajar kl hanya segelintir yg bs nembus pasaran jepang 🙂

  • agak ga ngerti dah *udh mlm jadi rada ga nyambung.

    ini jadi narasumbernya siapa?
    trs ini mksdnya ‘Oleh karena itu bisa dikatakan “boom K-pop tidak bohong,” . Namun, wartawan hiburan Korea memiliki sesuatu untuk menunjukan yang lain.’ ?

    jadi intinya kpop belum diterima sepenuhnya oleh masyarakat Jepang dan selama ini berita-berita yg muncul itu hanya dibesar-besarkan oleh media supaya menarik perhatian. *CMIIW

    • ERTe…. sbtulnya KPop itu mngkin gak trllau bboming…. cman selama ini media aja yang terlalu bkin BOOMIng bngettzz…

  • msh sukur ini cuma 70%. coba surveynya ini dilakukan thdp bapak2 di jepang yg udah berumur 40 tahunan ke atas, mungkin hasilnya bakal nyentuh 99%.

    jepang itu terkenal dgn nasionalismenya. itu makanya mrk ga suka kalo ada pihak2 dr negara lain yg “merajai” aspek2 sosial di negaranya, seperti halnya aspek musik. kita jg pasti ingat dgn demonstrasi rakyat jepang yg dilakukan di salah satu stasiun tv yg gencar menayangkan hal2 yg berbau k-pop.

    ini tentu udh jd gambaran akan kekonsekuenan rakyat jepang dlm menjaga nilai2 nasionalis mereka agar tetap murni. selain yg dilakukan rakyat jepang ini, apa selama ini kalian pernah dengar ada gelombang rakyat yg menentang eksistensi k-pop di negaranya? ga ada. inilah konsep nasionalisme jepang, yg msh sama kuatnya semenjak era samurai hingga jaman modern ini.

  • memang sih waktu itu ada survei dari majalah jepang namanya nikkei deh kalo ga salah, nah itu surveinya dari anak kecil-kakek nenek aku lihat hasilnya yang paling disukai itu shojo jidai sm kara dan itu pun mereka berdua hasilnya beda tipis. kalo boyband pastinya tohoshinki.
    menurutku debut di jepang itu mudah tapi yang susahnya itu apakah akan diterima oleh masyarakatnya atau ga.

    • diterima maksudku disukai. terus mempertahankan eksistensinya juga itu yang lebih susah karena banyak grup yang debut disana tapi balik lagi memang setelah di cermati, untuk populer dan disukai masy jepangnya itu sendiri ga gampang.

  • Saya (gatau beneran bisa apa nggak) menarik sebuah kesimpulan:
    Mereka tahu K-Pop, dan suka beberapa lagunya, namun, mereka nggak terlalu berlebihan cintanya sama K-Pop. #nggakkayaksaya
    Setau saya, orang2 jepang tuh rasa nasionalismenya tinggi… nggak berlebihan kalo ngimpor apa2, termasuk musik.
    Kalo kesuksesan KARA di jepang emang patut diacungi jempol, itu karena mereka bisa berbahasa jepang dengan baik.
    Kalo BB nggak begitu sukses, mungkin itu karena bang jidinya nggak bisa bahasa jepang kali ya?
    *Dirajamvip

    • KLO GW LIAT SIE… kayaknya begitu… GDTOP bahasa jepang kan ga bisa mereka…

      jadi wajar BIGBANG mungkin belum sukses d JEPANG, meskipun penjualan album laku sama dapet penghargaan beberapa kali disana…

    • eh, siapa bilang GDTOP g bisa bahasa jepang?
      aq pernah nonton acara VS mrk di Fuji-TV catherine, itu loh yg mrk naik roller coaster ma masuk rumah hantu.
      bahasa jepang mrk lumayan ko,,, smuanyaa berlima meski emg ga selancar Seungri ma Taeyang.
      kalo soal disebutin atw ga,, mungkin aj yg nulis artikel cuma mgambil sbagian sbg contoh. masa smua idol korea yg berkarier di japang mw disebutin sie??
      penuh donk halamannya,, 🙂 🙂 :).
      aq punya temen yg tinggal di jepang, ikut ayahnya kerja dsana,.
      bbrapa minggu yg lalu YM-man ma dy sie katanya bigbang lg “megang” bgt dsana.

  • lha.. ga usah jauh2 kejepang.. mungkin kl dkorea sendiri ibu2 rumah tangganya g bgt peduli ma KPOP.. =.=” , ya dmana2 juga gtu… jgnkan Kpop..suka sama grup2 musik jenis lain juga pasti mayoritas ga pd peduli..

    tapi baiknya si berprestasi dulu dkorea bru kenegri org..

  • yah sperti komen2 d atas..q setuju.klo jepang itu nasionalismex tinggi..

    yg dah bisa eksis d japan bisa d blg hebat krna emang ga gampang
    msalah media yg terlalu membesar-besarkan itu emang bner krna emang bkan d korea z media yg seperti itu..tjuanx y apalgi klo bkn wat narik perhatian

    trus q jg dr dulu emang kurang setuju klo rookie2 dah pda debut japan..klo bisa maksimalkan d negri sendrix dlu bru kluar..

    mslah survey ini emang kurang relevan nilai boomingx kpop soalx cm dr kalangan ibu2 z..

  • Begitu juga d Indonesia . Menurut cerita dari Ibu Saya , ibu2 di komplek yg saya tinggali kebanyakan membenci Korean Wave. Menurut mereka selain melunturkan jiwa nasionalisme , mereka tdk bisa menonton SINETRON + Talk Show karena anaknya terus2an menonton acra korea -,-” *LOL*

  • yg heran sih knp yg disurvei itu ibu rumah tangga, bukan remaja atau dewasa 🙂

    aq rasa yg tepat itu adalah Korea mmg meledak di jepang tp ga semua grup bs mencapai itu.. ga bs dipungkiri utk KARA, SNSD & DBSK sukses disana.. klo ga salah album mereka laku 1 juta copy..

    klo utk big bang emang ga sebyk itu albumnya terjual, tp klo dilihat dr jumlah penjualan album, single & tiket konser, bigbang bs dikatakan “diterima & masih bertahan”.. aplg hrga album & tiket konser bigbang mahaaal klo di jepang…

    mgkin klo utk 2ne1, AS, secret & t-ara di bagian lapis ketiganya… tp itu juga ga memastikan.. krn pernah juga ada artikel yg menjelaskan klo posisi chart di jepang itu tergantung grup lain yg juga rilis lagu di hari yg sama.. makanya disitu diblg klo no 1 di oricon, bukan berarti hebat dijepang…

    semuanya kembali lagi ke pasar jepang itu sendiri.. sejauh ini grup korea masih laku, berarti masih diterima disana…

  • Jepang kan cinta produk dalam negeri. nasionalis booooo’…
    yaaaa maklum aja deh kalo gak suka.
    di Indonesia aja ibu” juga suka komplain kalo anaknya suka K-POP
    #curhat

  • Aah,,biasa ajaa itu.. Harusnya org Indonesia чänğ demen sm Kpop mencontoh Japanese. Krn klo ɑ̈кũ lht mrk byk jg чänğ suka sm Kpop tp tdk prnh mengabaikan musisi Japanese itu sendiri.
    Mrk ttp menomor satukan produk musisi2 dlm negeri,,ϑαη two thumbs up untuk itu.!! Makanya mrk menjadi negara чänğ maju krn rasa cinta ϑαη support u/ negeri sendiri..

    Laen cerita dg……чänğ Kpop lovers fanatik,,rasanya udh harga mati cinta sm Kpop. Malahan klo вιѕα mrk pengen jd warga negara Korea..·ιчä· gak.?!!! 🙂
    #just opinion dear,,NO BASH 🙂

  • masalahnya,, orang jepang itu punya nasionalisme sangat tinggi… belum lagi hubungan masalalu jepang – korea, wajar kalo orang2 jepang tetap lebih menyukai artis2 jepang sendiri.. belum lagi masalah selera dan kualitas.. no bash,, tapi orang2 jepang itu sangat menghargai musik dan pemilih, mereka akan mengatakan bagus kalo memang bagus.. kalo biasa2 saja,, mereka berani menolak.. banyak faktor yang menyebabkan orang jepang tetap cinta mati dengan budaya mereka sendiri menurutku… mereka suka K-pop tapi J-pop dan J-rock tetap jadi nomer 1 di hati mereka sendiri.. wajar banget kalo K-pop tidak menguasai pasar jepang

    • iyah artis2 YG sering pake baju/aksesoris yg samaan…selain jaket ituh..sering koq taeyang bajunya samaan ma bommie ato minzy ato yg laen…bener kt CLASSIEVIP21..kynya kalo beli barang belinya lusinan..mungkin biar dapet diskon kali yah..hehe…

  • ini kayaknya baru ngitung2 buat girlband aja deh (kecuali tvxq)
    buat boyband kyknya belum, gw yakin, buat bb, banyak yg sukses dan pantes di sebut ‘boom’, kek bigbang, shinee, infinite, 2pm, dll
    kalo mereka ga sukses, arena tour mereka ga akan mulus dong, arena tour kan bisa jadi patokan sementara grup itu berhasil *menurut saya*
    ibu2 itu cuma gondok kali liat anaknya ‘gila’ hallyu, secara peminat kpop kan sebagian besar anak muda :p

  • orang jepang mulai antipati ama kpop menurut pengamatan gue sejak tahun 2011 kebawah, di mana byknya grup rookie yg menyerbu jepang.
    klu utk bias gue sendiri big bang utk popularitas gue akuin msh di bawah KARA, GG, TVXQ.
    tp sejauh ini big bang termasuk sukses dan bertahan di jepang, sejak 2009 -2012 big bang rutin melakukan tur di jepang ,, penjualan album jg udh dpt sertifikat gold ,,,
    KARA, GG, & TVXQ selain punya fanbase besar, popularitas mereka lebih membumi dlm artian orang awam kenal dng sosok mereka
    sementara idol kpop yg lain cuma terkenal sebatas fanbase nya saja.

    trus kebanyakan boyband yg debut di jepang kebanyakan lebih sukses dr para GB, liat aja beast, 2pm, shinee dll jg punya tur di jepang ,,,

  • yah jangankan emak2 dikorea, emak2 di indo juga pd ga suka–emak gw contohnya–alasan utama ya karena harga album, merchandise n kpop stuff yg bikin kantong sesek *curhat

    lah itu maksud piku dara sama bommie apaan?

    ps : baru tau Shojojidai itu snsd ya…kemana aj gua.. #plakk

  • -__- yg d tnyain ibu2.. ya iyalah pda gak sukaa.. skalian aja tnya nenek2nya.. wkwkwk
    cba anak mudanya yg d tnya, pasti WOW..!! hahha

  • yah wajar sih..
    Jepang nasionalisme nha emang tinggi dan budaya nha mengakar kuat..
    aku aja suka sama j-pop j-rock sejak 2002 sampe sekarang gak bisa brenti dan memang mereka mementingkan kualitas dan gak maen-maen, contoh laruku, gazette, nightmare..
    mereka semua bener-bener berjuang dari bawah, dari band indie yg gak ada apa-apanya sampe jadi major label terkenal kayak sekarang..
    aku baru ngeh k-pop taun 2005, itu pun karena uri DBSK, setelah itu nyusul BB akhir taun 2006..
    dan aku akuin kalo DBSK sangat dikenal d Jepang karena mereka karir di Jepang juga dari bawah kayak artis jepang lain..
    kesuksesan karir mereka juga didukung good japanese languange..
    untuk survei 70% nya, mungkin orang” jepang sudah mulai jenuh dengan BB/GB korea baru yang maksa debut di jepang sementara di korea sendiri mereka belum ajeg..

  • emang kalo di Jepang itu, rata2 orang mencintai hal-hal dalam negri, misalnya artis2 dalam negri dan produk produk dalam negri, thats why paroduk-produk dan artis-artis jepang itu tak perlu dipertanyakan kualitasnya. Orang jepang juga lebih suka orang luar yang mencoba mempelajari bahasanya kaya GB KARA yang mati-matian belajar bahasa jepang #nobash

  • aigooo ‘Pertama2 , ketika seseorang mengatakan “Girl Group K-Pop” KARA dan Shojojidai langsung yang ada dipikiran mereka’ < SoKa kuu :*

  • Jepang jg kan ada jpop, jdi mgkn hny bbrp la tw ttg kpop. lgian org korea bnyk bnr debut, semisalnya nih ya, klo dri negara tetangga debut d indo, pst ada pro kontra jg …

    ya sya ska kpop, tpi ttp hapal lagu wajib, ttp berbakti sma indonesia tanah air ku spt masy jepang,,,,kekekekkeek ,dan ya klo d bdingin indo, musik nya skrg rda berantakan, jdi ga msk d kuping, tpi bkan brrt ga nasonalis sih..

  • Jepang itu cinta bgt sama kebudayaannya. rata” yg anti hallyu it mereka yg udah berumur nan bau tanah siap nempatin kamar 1×2 meter (?)

    dpet shock culture it pasti kacau bgt jdinya, makanya byk rata” kpop idol itu kayak nge spesialin Jepang,, yah lagunyalah dibuat bahasa jepang ya fan servicenya (kayak V.I.P jepang gitu deh! apa” Jepang apa Jepang :s) (klo di buat versi bahasa indo jga g muntah x! =.=”)

    tapiii….. Don’t care lah sama jepang! seengganya dgn anti hallyu di Jepang, mereka bisa buka mata klo dunia itu ga sebatas Korea Selatan and Jepang! 😉

  • Tunggulah, popularitas T-ara akan merangkak secara perlahan di Jepang!
    Seperti Supernova, merangkak secara perlahan dan sekarang mereka sangat popular di Jepang!

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Foto Google

    You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: