(News/Trans) GD interview part 2 – “Kini adalah awal yang sebenarnya.”

Published 30/12/2010 by yeppopo

PART 1

10: Itu mengapa aku merasa buruk untuk “Heartbreaker.” Sementara kau melakukan pekerjaan yang teliti untuk menyempurnakan ide single dengan “Lies,” proses yang sama telah hilang untuk “Heartbreaker” memberikan alasan untuk cenderung meragukan bahwa itu bukan plagiat. Kupikir akan ada hasil yang berbeda jika kau memiliki lebih banyak waktu

GD: Itulah saat aku menyadari bahwa aku selalu membutuhkan banyak waktu untuk persiapan. Aku harus menciptakan lagu disana, seakan hanya sekedar menarik keluar dari mesin penjual otomatis tapi sekarang aku tidak bisa bertahan untuk berdiri didepan penggemarku dengan musik yang dibuat dengan cara seperti itu, dan itu juga mempengaruhi sikapku diatas panggung.

10: Itu juga yang kupikirkan saat mendengarkan “Heartbreaker Part II” dimana Flo Rida berpartisipasi didalamnya. Part II dibuat dengan pengertian lebih terhadap musik dibanding versi sebelumnya, dianalisa dan di re-kombinasi untuk memberikan aliran baru dan irama. Akan lebih luar biasa jika versi sebelumnya keluar seperti halnya part II.

GD: Kebanyakan orang mengubah percakapan menjadi Flo Rida kapanpun lagu itu disebutkan bersamaan dengan isu plagiarisme, tapi itu bukan niatku memulainya. Apa yang ada dipikiranku adalah menunjukkan musisi lokal dapat berdiri sejajar dengan musisi dari luar seperti aku melakukan rap bersama Flo Rida di lagu yang sama. Ini seperti apa yang kutulis di lirik “Aku tidak akan berlutut dimanapun” Tapi karena apa yang terjadi sebelumnya, ulasan yang kudapat saat itu, baik buruk ataupun bagus tidal terfokus secara tepat pada musik yang sangat disayangkan.

10: Rap di Part II sangat menarik, bagaimana kau membagi mengalir dengan unit pendek dan menghadapkan setiap suara dengan rap. Kamu membuat awal yang sempurna hingga akhir mengalir dengan bagian yang diberikan untukmu.

GD: Aku melakukan rap nya secepat yang aku bisa (Laugh) Saat aku melakukan solo albumku aku mengambil waktu memutuskan aransemen yang cocok dengan lagu judul. Tapi kedua kalinya kini, saat bagianku datang sebelum bagian Flo Rida, Aku memutuskan harus menunjukkan semuanya yang kubisa di waktu yang singkat jadi aku memenuhinya dengan elemen yang kuat dan berbeda.

“Aku berharap lirik saja dapat terdengar bagus seperti tulisan yang baik”

10: Aku percaya semua orang berpikir bahwa menulis bagian tersebut telah membantumu memperluas pandanganmu tentang mengerti dan menyusun musik.

GD: Aku menghasilkan lebih banyak kebebasan di beberapa aspek. Tapi masing-masing perasaannya berbeda: Saat aku bekerja sebagai member BIGBANG dan saat aku melakukan album solo. Tapi semakin aku bekerja semakin aku merasa belajar dan dewasa di waktu yang sama. Aku tidak akan tau konsekuensi album yang kuproduksi sekarang tapi perasaan yang kuhasilkan dari pengalaman ini akan dicerminkan pada album baru BIGBANG. Karena member BIGBANG dan aku akan menandai jalan musik dewasa, ini akan kembali menjadi bantuan di jalan.

10: Lirik mu sepertinya berubah di bagian juga. Di album sebelumnya aku mendapat kesan jika kau jauh mendalami dirimu daripada menunjukkan dirimu pada publik.

GD: Sama seperti film uang memiliki beragam cerita di genre komedi, thriller, horor dan lainnya, aku berkonsentrasi pada aspek bercerita untuk lirik. Aku ingin mereka terdengar seperti cerita sungguhan dengan atau tanpa musik. Aku ingin plot yang jelas untuk itu. Kupikir itu adalah pengaruh dari rap luar negeri dengan cerita dimana aku bertumbuh untuk mendengarnya.

10: Lagu “Nightmare” di album ini seperti menceritakan maksudmu. Dengan memejamkan mataku aku dapat memvisualisasikan orang yang berlari dan terbaing selama awal lagu. Itu memiliki aliran naik dari awal hingga akhir.

GD: Tepat sekali. Itulah kesan yang ingin kuberikan bagi mereka yang mendengar “Nightmare” dengan mata terpejam. Aku ingin menciptakan musik seperti yang terlihat di “Inception (2010)” dimana di bagian akhir berubah menjadi horor atau fantasi tergantung masing-masing individu. Aku meletakkan sebagian usaha sehingga endingnya bisa menjadi seperti apapun yang ditebak orang.

10: Aku tidak yakin apakah karena ini adalah lagu solo tetapi “Nightmare” tampaknya menjadi bagian yang memberikan tampilan yang paling jelas dari karakteristik mu, perubahan yang tajam di antara bagian. Aku dapat mendeteksi empat tingkat perubahan yang berbeda. Gaya ini mirip dengan yang dapat ditemukan di “Lies” dan “Heartbreaker” musik yang baik memiliki awal dan akhir yang ditandai dengan suara di antaranya. Apakah ada alasan untuk mu memilih gaya ini?

GD: Itu salah satu cara menunjukkan seperti apa musikku, secara utuh, pada publik. Kini orang bisa mendapatkan ringtones dengan bagian dari lagu yang mereka sukai. Melodi dari ringtones biasanya dipilih dari bagian lagu yang memiliki dampak paling kuat yang biasanya terdapat pada bagian chorus dari sebuah lagu. Dan karena orang-orang kini memilih musik hanya dengan mendengar sedikit, bagian chorus dengan dampak kuat menjadi semakin penting. Tentu saja, kau bisa bilang sebuah lagu sudah menjadi hit jika banyak orang mengingat dengan akhir chorus nya saja. Ini caraku menyusun lagu yang dapat diingat keseluruhan dengan memberikan putaran dan perubahan di setiap sudut dan membangkitkan cerita berbeda.

“Kini adalah awal yang sebenarnya.”

10: Sepertinya kau baru saja mendapatkan tahap tertentu dalam hidupmu.

GD: Entertainer harus bisa seterusnya mengalamatkan pada publik. Pada kasusku, aku harus membuat dan menyanyikan lagu di panggung. Aku datang begini jauh memikirkan mungkin ini satu-satunya yang bisa kulakukan tapi kupikir aku terbeban pada fakta semuanya menjadi dimiliki umum.

10: Tahun lalu khususnya, tanpa keraguan, semua yang berhubungan dengan GD menjadi isu.

GD: Yes. Dibawah keadaan tersebut aku menjadi semakun waspada dan kesepian. Tapi setelah menjalani semuanya, melakukan musikku dan bangkit untuk hal baru aku percaya sekarang aku bisa mengatasi hal ini dengan lebih mudah. Aku rasa aku dapat menunjukkan 100% diriku di album ini.

10: Sepertinya ini awal yang sebenarnya.

GD: Ya. juga seperti aku membangun diriku pada pengalaman selama ini dan ini terasa seperti awal yang sebenarnya. Sama halnya untuk BIGBANG.

10: Jadi apa yang akan kau lakukan di titik ini? dari lagu “High High” kau menulis bahwa hidup adalah keberuntungan tapi dalam kenyataannya itu adalah usaha konsisten mu dalam industri musik yang membawamu sejauh ini.

GD: Tunggu, Aku tidak berpikir sudah mendapatkan keberuntunganku (Laugh)

10: Benarkah? (Laugh)

GD: Hal ini mungkin terdengar sedikit sombong tapi aku tidak berpikir bahwa aku telah mencapai apa-apa. Ini masih jauh didepan dan aku tidak berpikir bahwa aku telah menunjukkan dampak abadi – itu masih dalam proses pembangunan langkah demi langkah. Aku yakin ini adalah apa yang diimpikan semua member Big Bang. juga, kesempatan untuk menyerang sesuatu yang sangat besar suatu hari nanti. (Laugh).

sr. 10asia.co.kr via @iBigBang

indo trans by Marsha @VIPindonesia
cr. BIGBANGvipINDONESIA.blogspot.com

3 comments on “(News/Trans) GD interview part 2 – “Kini adalah awal yang sebenarnya.”

  • Bener Oppa masih belum apa-apa^^
    Oppa masih bisa dapet lebih dari yg sekarang bahkan s’isi Dunia bisa b’paling buat Oppa hahay
    Oppa neomu Sarange

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: