Chuseok=Lebaran?!

Published 19/09/2010 by yeppopo

Belakangan ini kalian pasti sering denger kata Chuseok kan?? mau tau sebenernya Chuseok itu apa sih?!

Chuseok merupakan salah satu hari raya tradisional terbesar Korea, bersama dengan Tahun Baru Imlek. Chuseok juga dikenal sebagai ‘Jungchujeol’ atau ‘Hangawi’, yang berarti pertengahan di musim gugur atau hari yang berada di tengah bulan kedelapan dalam tahun menurut penanggalan Imlek.

Chuseok dianggap bangsa Korea sama seperti ‘Thanksgiving Day’ di negara Barat. Ketika itu, bangsa Korea berterimakasih pada leluhur atas perolehan hasil panen. Selain itu, sebagian besar masyarakat pulang kampung untuk merayakan hari besar itu bersama keluarga untuk sembahyang di altar leluhur mereka, bersih2 kuburan (Beol cho = memotong rumput), dan makan-makan. Jadi bisa dibilang sama aja kaya lebaran chingu karena banyak dari warga Korea juga yang mudik ^^

Tahun ini Chuseok akan jatuh tanggal 21 September 2010.

Sekarang kita beralih ke makanan2 khas di hari Chuseok, kalo makanan khas Lebaran itu mesti harus kudu wajib ada Ketupat, sedangkan makanan khas Chuseok itu adalah Songpyeon. Kita mengenal lebih jauh yuk kaya apa bentuk2 makanan khas Chuseok:

Songpyeon

Tergantung daerahnya, beberapa tempat menggunakan bahan tepung kentang atau tepung ubi jalar selain tepung beras. Isi songpyeon juga bervariasi, ada yang mengisi dengan kacang merah, yang lain menggunakan chestnut dan kenari. Kalau mau lebih murah lagi menggunakan air gula sebagai isiannya. Mungkin konsepnya kaya gula jawa/aren dicairkan ya. kalo di Indonesia itu songpyeon ini mirip2 mochi n menurutku juga mirip kue bugis cuma tepungnya beda.

Ada mitos juga dibalik songpyeon.
1. Untuk yang masih single, mereka akan mendapatkan suami tampan atau istri cantik kalau songpyeon buatan-nya juga cantik.
2. Kalau songpyeon buatan-nya bentuknya jelek, maka pasangan hidupnya juga akan jelek katanya hehehe..ngaco ya.

Mitos lain berkata kalau ada wanita hamil yang ingin tahu jenis kelamin bayinya harus mengukus songpyeon-nya dan menambahkan daun pinus atau jarum pinus dengan posisi horizontal/melintang di dalam songpyeon-nya.

Jika bagian yang tajam dari daun pinus itu yang muncul ketika ibu hamil itu menggigit songpyeonnya, maka bayinya laki. Jika yang muncul bagian halusnya maka bayinya perempuan. Hahahahaha.

Makanan Chuseok lainnya adalah : Hwayangjeok, torantang, baesuk, dan dakjjim

Hwayangjeok : bentuknya seperti sate, isinya doraji, telur, wortel, timun, jamur pyogo dan daging sapi. Ditusuk selang seling, yang bagus komposisi warnanya. Korean dishes sangat memperhatikan komposisi warna.

Torantang : Adalah sup yang isinya sayur yang namanya kuping gajah. Atau daun talas/ atau talas kayanya.

Baesuk : Buah pir/pear diletakkan di mangkuk dicampur gula, jahe, dan air.

Dakjjim : Ayam rebus.

Beberapa keluarga Korea yang sudah modern juga suka menyediakan makanan yang lebih modern, tapi songpyeon itu pasti ada. Kaya kue ranjang di Imlek dan ketupat di Lebaran.

hmmmm…….. jadi laper ^^

source: kadorama

12 comments on “Chuseok=Lebaran?!

    • pengen yg kaya sate…warna nya baguss
      paling enak kalo pas makan bareng ma fishy…
      uuuuuuuuuuuuu

  • Hmmm… Jadi lapeerr… Pengen makan Baesukk and Dakjjim iiihh…

    My Jhagi SeungRi and Abang”ku skalian kirimin mkanan ntu y klw kalian mudik…^^ kaaabbooouurr…!

  • o ternyata itu tho artinya perayaan chuseok, hmmm…. jd pgn mudik bareng onew oppa en makan Songpyeon bareng (d timpukin shawol sedunia) hehehe ^^v

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: