TOP, “Menjadi kakak tertua Big Bang itu sangat membebaniku”

Published 31/08/2010 by yeppopo

Pada awalnya, sulit bagiku untuk bergaul dengan anggota lain. Rasanya seperti tiba-tiba memiliki adik laki-laki dan mengurusnya setelah selama ini aku hidup bebas sendiri, dan aku tidak seperti apa yang mereka harapkan untuk menjadi teladan, seperti yang ditunjukan oleh tatapan mata mereka. Tapi semakin aku mengenal mereka, aku belajar banyak dari mereka mengenai image yg bagus sehingga membuatku merasa seperti yang termuda.

Setiap anggota Big Bang adalah gairah. Mereka bekerja keras untuk menunjukkan sisi baru dalam diri mereka sendiri. Tapi mereka tidak ingin menjadi orang yang bekerja seperti idiot. Mereka bahkan tidak ingin mendengar bahwa mereka adalah orang-orang yang memiliki banyak pengaruh. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka sedang dalam tahap penyempurnaan. Mereka tidak ingin menampilkan diri mereka saat bekerja keras di balik layar. Mereka ingin menunjukkan suatu kesempurnaan bagi penonton, tidak peduli seberapa keras mereka bekerja di belakangnya.

Saat ini, Big Bang sedang berada di persimpangan yg penting. Jujur semua anggota sedang mengertakkan gigi mereka *menunjukan kemampuan*. Ini karena harapan publik, “Aku ingin tahu apa yang Big Bang akan tunjukan kepada kita saat ini”, semakin tinggi. Harapan semacam itu merupakan sebuah beban sekaligus sumber kekuatan. Aku sudah mulai berpikiran positif seperti, “itu akan menjadi baik.” Setelah aku bertemu dengan saudara-saudara yg lebih tua di film Into The Gunfire. Aku menghabiskan setiap hari dengan bersyukur.

Aku mencoba untuk tidak jatuh terperosok. Aku mencoba untuk tidak memikirkan pikiran-pikiran seperti, “Aku tidak melakukannya dengan baik sekarang”. Daripada melihat ke depan untuk besok atau lusa, aku melihat ke tahun depan. Aku ingin menjadi orang yang tahu bagaimana untuk bersyukur dengan setiap berkat dan setia pada pekerjaan yang telah diberikan kepadaku.


source: asiae
credit :
egyliciouzlifeframe

One comment on “TOP, “Menjadi kakak tertua Big Bang itu sangat membebaniku”

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Foto Google

    You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: